Sejarah Kelam: Indonesia Tersingkir di Fase Grup Thomas Cup 2026 Usai Kalah 1-4 dari Prancis
SUZHOU, HARIANSILAMPARI.CO.ID - Sejarah buruk tercipta di Thomas Cup 2026. Indonesia, pemegang 14 gelar juara terbanyak sepanjang sejarah, dipastikan tersingkir di fase grup usai takluk 1-4 dari Prancis, Kamis (30/4/2026).
Ini menjadi pertama kalinya sejak format fase grup diterapkan pada 1958, Tim Merah Putih gagal melaju ke babak gugur. Dari 30 partisipasi sejak 1948, Indonesia selalu menembus fase knock out, hingga kekalahan dari Prancis menghentikan rekor tersebut.
Pertandingan di Suzhou Sports Center berjalan tidak sesuai harapan. Prancis yang berstatus juara Kejuaraan Beregu Eropa tampil beringas. Hanya satu poin yang mampu diamankan Indonesia, sementara empat partai lain lepas ke tangan lawan.
Kekecewaan Netizen dan Desakan Evaluasi PBSI
Hasil ini langsung memicu reaksi keras dari badminton lovers di media sosial. Tagar evaluasi PBSI ramai sejak Kamis malam. Banyak yang menyebut kekalahan 1-4 dari Prancis sebagai hal yang sulit diterima.
“Badminton Indonesia hancur. Ga ngerti gimana raksasa Thomas Cup pemenang terbanyak piala bisa ciut mentalnya lawan debutan baru yang tampil beringas kyk Prancis,” tulis akun @artyan_trihandono di Threads.
Kritik juga menyasar keputusan line up. Beberapa warganet menilai PBSI seharusnya sudah membaca kekuatan Prancis yang sedang naik. “Hari ini BERHENTI jadi badminton lover. Sangat Kecewa dengan LINE UP Thomas Cup,” tulis @aa.fitoo.
Sejumlah saran liar bahkan muncul. Akun @farhan.ruby9090 mengusulkan agar klub besar mengambil alih pembinaan atau membentuk federasi tandingan. “Copot semua pejabat PBSI. Djarum ambil alih federasi badminton di Indonesia,” tulisnya.
Indonesia vs Prancis: Catatan yang Mengguncang
Kekalahan dari Prancis menambah daftar momen pahit bulutangkis Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, publik masih ingat saat menyaksikan India juara Thomas Cup 2022 usai mengalahkan Indonesia di final.
“Saksi India menang TC 2022. Kali ini saksi Prancis lolos fase grup TC 2026. Sama sama kalah dan nyaksiin negara lawan cetak sejarah,” tulis @khalilahandriani.
Meski kecewa, banyak netizen tetap memberi apresiasi pada perjuangan atlet yang sudah tampil maksimal. Sorotan utama kini mengarah ke evaluasi menyeluruh di tubuh PBSI, mulai dari pembinaan, mental, hingga strategi pertandingan.
Bayang-bayang Olimpiade 2028
Hasil di Thomas Cup 2026 juga memunculkan kekhawatiran jangka panjang. Dengan performa yang menurun, publik mulai mempertanyakan kesiapan Indonesia bersaing merebut tiket Olimpiade 2028.
“Di bulutangkis kalah 4-1 sama Prancis tuh HAH banget. PBSI bebenah deh, udah banyak bahan evaluasi,” tulis @khalilahandriani.
Indonesia masih menyisakan satu laga di fase grup. Namun, kekalahan dari Prancis sudah memastikan langkah tim Thomas terhenti lebih awal. Sebuah catatan yang disebut sebagai sejarah terburuk sepanjang keikutsertaan di Thomas Cup.
Komentar netizen mengenai kekalahan Indonesia dari Prancis
Reaksi warganet usai Indonesia tersingkir di fase grup Thomas Cup 2026 untuk pertama kalinya, kalah 1-4 dari Prancis.
