Scroll Untuk Baca Artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
banjirBeritaDaerahMusi RawasSumsel

Sempat Dilanda Kemarau, Musi Rawas Diguyur Hujan Semalaman, Lima Desa di Selangit Terendam Banjir

141
×

Sempat Dilanda Kemarau, Musi Rawas Diguyur Hujan Semalaman, Lima Desa di Selangit Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Sempat Dilanda Kemarau, Musi Rawas Diguyur Hujan Semalaman, Lima Desa di Selangit Terendam Banjir

MUSI RAWAS – Sempat Dilanda Kemarau, Musi Rawas Diguyur Hujan Semalaman, Lima Desa di Selangit Terendam Banjir

Hujan yang mengguyur semalaman membuat sejumlah Desa di wilayah Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan terendam banjir.

Banjir tersebut terjadi mulai Rabu, 20 September 2023 pagi. Merendam lima Desa di wilayah Kecamatan Selangit meliputi Desa Taba Remanik, Desa Taba Gindo, Desa Muara Nilau, Desa Prabu Menang dan Desa Lubuk Ngin.

“Dari pantauan banjir di wilayah Kecamatan Selangit akibat luapan Sungai Nile dan Sungai Lakitan,” kata Kapolres Musi Rawas AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kapolsek STL Ulu Terawas AKP Nastain.

Hasil monitoring yang dilakukan pihaknya sekitar pukul 09.00 WIB, titik banjir terjadi mulai semalam. Di Desa Taba Remanik ketinggian air sedalam 45-50 cm. Disini terdapat 24 rumah yang terdampak dengan ketinggian air sebetis orang dewasa.

Di Desa Taba Gindo, tepatnya di Dusun 4 ketinggian air sedalam 45-50 cm. Banjir berdampak terhadapa 6 rumah dengan ketinggian sebetis orang dewas.

Lalu di Desa Muara Nilau ketinggian air sebetis orang dewasa. Dan berdampak dengan fasilitas umum berupa 1 Posyandu.

Kemudian di Desa Prabu Menang, tepatnya di Dusun 1, rumah warga yang terdampak sebanuak 10 rumah. Dengan ketimggian berkisar 20 cm.

Kemudian yang terakhir di Desa Lubuk Ngin. Disini ketinggian air sedalam 65 cm.

Sementara itu banjir juga terjadi di wilayah Kecamatan STL Ulu Terawas di Desa Pasenan. Disini jalan Desa di Dusun 2 tergenang sedalam 50 cm. Sedangkan rumah warga yang terendam sebanyak 10 rumah dengan ketinggian air 50 cm.

Selain itu di Desa Pasenan, berdampak dengan fasilitas umum berupa 1 masjid yakni Masjid Al Gunawan.

“Banjir di STL Ulu Terawas akibat luapan Sungai Bal,” jelas Kapolsek.

Sambungnya, terpantau siang ini ada penyurutan debit air. Dikatakannya, saat ini ketinggian air berkisar antara 10-25 cm.

“Bila tidak terjadi hujan pada hari ini maupun malam nanti diperkirakan air akan terus surut. Dan akibat dampak banjir tersebut tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.*

 

 

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights