formasi

Posting : Administrator Dibaca : 178 pembaca

Pemkot Butuh Dua Formasi

LUBUKLINGGAU- Formasi penerimaan  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Lubuklinggau tahun 2013 tidak sesuai rencana. Sebab Kota Lubuklinggau hanya mendapat formasi guru 50 orang. Untuk formasi teknis dan kesehatan tidak ada. Padahal di Kota Lubuklinggau saat ini kekurangan PNS dua Formasi tersebut.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Pranan Putra Sohe, saat diwawancarai wartawan, Jumat (27/7) mengatakan, kebutuhan tenaga PNS setiap tahunnya makin banyak. “Harus dicermati bahwa saat ini ada Daerah Otonomi Baru (DOB) Musi Rawas Utara( Muratara), otomatis putra dan putri daerah Muratara yang ada di Kota Lubuklinggau nantinya akan ditarik kedaerah asalnya. Karena DOB lebih membutuhkan lagi PNS. Untuk menyikapi hal inilah Pemkot Lubuklinggau akan mengupayakan untuk penambahan CPNS lagi kepusat,” paparnya.

Kemudian kata Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe, pada 29 Juli mendatang akan ada rapat seluruh Walikota di Jakarta untuk membahas mengenai penerimaan CPNS dikembalikan kepada Pemerintah Daerah. Bukan kembali kepada Pemerintah Pusat.

“Jika diurus oleh orang pusat mereka mana tau di daerah kita saat ini membutuhkan kategori teknis dan kesehatan. Kalau mereka yang ngurus ya tidak tahu saat ini kita sedang butuh kategori tersebut,” kata Nanan.

Selanjutnya Nanan menegaskan, sangatlah tidak wajar jika kuota PNS dan penentuan kelulusan peserta tes dilakukan oleh pemerintah pusat. Sedangkan untuk penandatanganan Surat Keterangan (SK)kembali kepada pemerintah daerah.

Untuk menyikapai permasalahan ini setiap Walikota akan melakukan pertemuan membahas permasalahan CPNS.

Ia juga mengatakan, berdasarkan data hasil kajian dari Kemenpan-RB, untuk wilayah Kota Lubuklinggau hanya mendapatkan jatah 50 kursi untuk kategori guru saja. Sedangkan di bidang teknis dan kesehatan untuk Kota Lubuklinggau tidak ada.

“Dalam rapat apeksi nanti kita akan berupaya untuk meminta penambahan kuota PNS,” ungkapnya.

Kalau untuk guru di Kota Lubuklinggau saat ini kata Nanan, sudah banyak. Dari 4700 orang PNS Kota Lubuklinggau 2200 orang diantaranya adalah guru, jadi jika ditambah 50 orang lagi menjadi duakali lipat lebih banyak dari pada bidang lain. Seharusnya jumlah tersebut berimbang.

“PNS di Kota Lubuklinggau saat ini kebanyakkan guru, apalagi ditambah 50 orang lagi, makin tambah banyak gurunya. Seharusnya berimbang untuk dibidang yang lainnya,” tegas Nanan.

Disampaikan Nanan, Pemkot harus berupaya lebih keras lagi untuk melakukan lobi di pusat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasipengurangan PNS Kota Lubuklinggau mengingat DOB Muratara, dan juga banyak pegawai yang pindah tugas keluar kota dari pada yang masuk untuk bertugas di Kota Lubuklinggau.(HS-Mg02)

 

0 Komentar


Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh